09 Nov 2008 @ 11:03 PM 
 

Akhir dari Imam Samudera CS

 

kemaren dini hari, Imam Samudera cs dihukum mati…

Innalillahi wainna ilaihirrojiun, semoga arwahnya tenang. Dan yang pasti, berita tentang eksekusi Sang Imam mengalahkan berita pernikahan si BCL….

Tags Categories: belasungkawa Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 09 Nov 2008 @ 10:47 PM 
 

Dokter Indonesia Makin Sibuk

 

Hari ini saya mengikuti acara Sosialisasi CPD dan refreshing oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banyuwangi. Acara yang dimulai jam 9 pagi teng, kami datang agak telat berhubung si Mumtaz yang minta dianter jalan-jalan dulu ketempat neneknya.

Intinya, jadi dokter sekarang sibuk banget. Kerja sebagai dokter di UGD, praktek pribadi dirumah, kuliah jumat sabtu di malang sekarang ditambah lagi oleh keharusan mengisi Buku Log (baca=buku diary) kita selama menjadi dokter.

Namanya aja buku diary, yang dicatet ya apa aja yang kita lakukan. Kita menangani pasien di UGD dicatet, di poliklinik, di praktekan rumah, mengisi talkshow, penyuluhan, seminar dan kegiatan kemasyarakatan lain. Termasuk menulis jurnal atau Blog (barangkali bisa juga ya) untuk dicatat sebagai point bagi seorang dokter praktek umum.

Harapannya sih nggak muluk-muluk, agar dokter di Indonesia mempunyai dan memenuhi kriteria syarat minimal sebanyak 200 SKP dalam lima tahun. hmm… banyak juga dan ini akan membuat kita sibuk (baca=banyak kegiatan) sehingga kita nggak banyak waktu terbuang. Semoga dengan ini dokter indonesia bisa meningkatkan diri dalam menghadapi persaingan bebas.

Tags Categories: MyOwn Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 07 Nov 2008 @ 12:15 PM 
 

Senyawa Kimia Baru, Kunci yang dapat Membuka Ratusan Antibiotik Baru

 

Kalbe.co.id - Ilmuwan kimia di Universitas Warwick dan John Innes Center, telah menemukan sebuah  molekul baru yang dapat menjadi kunci yang akan membuka ratusan antibiotik baru dari DNA bakteri keluarga Streptomyces.

Adanya pertumbuhan resistensi bakteri mendorong para ilmuwan menemukan antibiotik baru sesegera mungkin. Beberapa bakteri Streptomyces sudah digunakan dalam industri untuk memproduksi antibiotik terbaru dan para ilmuwan saat telah mengembangkan pendekatan untuk menemukan dan memanfaatkan jalur baru untuk produksi antibiotik dalam genome keluarga Streptomyces.

Selama beberapa tahun diperkirakan bahwa senyawa butilakton relatif tidak stabil yang diwakili oleh “faktor-A” sebagai satu-satunya signal nyata untuk merangsang jalur yang mungkin produksi antibiotik yang mungkin. Namun, tim Warwick dan John Innes telah menemukan kelompok senyawan yang jauh lebih stabil yang mungkin memiliki potensi untuk menghasilkan setidaknya satu senyawa antibiotik baru hingga 50% dari 1.000 lebih bakteri keluarga Streptomyces yang dikenal.

Koloni bakteri seperti Streptomyces secara alami membuat antibiotik sebagai mekanisme pertahanan koloni ketika mereka berada di bawah tekanan dan karena itu lebih rentan terhadap serangan dari bakteri lain. Koloni memproduksi senyawa untuk menyebarkan signal ke seluruh koloni untuk mulai memproduksi senjata antibiotik alami.

Jumlah bahan isyarat yang dihasilkan sangatlah kecil. Hanya beberapa mikrogram senyawa ini yang dapat diisolasi oleh ahli kimia dan umumnya alat instrumen yang tersedia memerlukan setidaknya beberapa miligram bahan untuk membuat analisisnya. Namun tim Warwick dapat menggunakan  mesin Nuclear magnetic resonance (NMR) 700 MHz  milik University of Warwick untuk menguji hanya beberapa mikrogram 5 senyawa baru pembuat isyarat yang diidentifikasi sebagai adam alkyl-2-4-hydroxymethylfuran-3-carboxylic (atau AHFCA). Para peneliti, dipimpin oleh Dr Christophe Corre, dan Profesor Greg Challis dari Departemen Kimia  University of Warwick dapat menggabungkan pemahaman mereka ke dalam senyawa yang secara relatif memilikio sekuens genetik lengkap baru sekarang tersedia dari beberapa bakteri Streptomyces.

Mereka menjadi yakin bahwa kelompok senyawa AHFCA dapat berperan dalam menstimulasi produksi antibiotik yang telah dikenal maupun yang baru. Ketika mereka menambahkan AHFCA pada Streptomyces coelicolor W81, mereka membuktikan kebenaran karena AHFCA mendorong produksi methylenomycin antibiotik.

Sementara methylenomycin telah diketahui sebagai antibiotik,para ilmuwan berpikir bahwa kemungkinan jalur baru untuk produksi antibiotik juga berada di bawah kendali AHFCA. AHFCA seharusnya relatif mudah untuk dibuat dalam jumlah yang signifikan di laboratorium dan dapat digunakan sebagai alat baru untuk penemuan antibiotik. Para ilmuwan sekarang mencari dana untuk menggali AHFCA dan mengembangkan cara baru untuk penemuan obat-obatan. Menempelkan berbagai AHFCA ke berbagai bakteri Streptomyces dapat mengaktifkan ratusan jalur untuk produksi antibiotik.

Pemimpin peneliti, Dr Christophe Corre, dari Departemen Kimia University of Warwick mengatakan bahwa hasil awal ini  menggambarkan pendekatan ini dapat menemukan jalur produksi antibiotik baru pada hampir 50% bakteri streptomyces. Dengan ribuan anggota keluarga Streptomyces yang dikenal, berarti bahwa AHFCA dapat membuka ratusan antibiotik baru untuk mencari obat antibiotik yang efektif.

Tags Categories: Copast Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 01 Nov 2008 @ 10:36 AM 
 

Milk thistle dapat membantu meningkatkan kesehatan hati pada orang dengan HIV dan hepatitis C

 

Kalbe.co.id - Orang dengan koinfeksi HIV dan hepatitis C (HCV) menghadapi tantangan yang bermakna untuk mempertahankan kesehatan hati mereka. Hal ini karena cara kedua virus tersebut berdampak pada hati mereka, serta efek samping yang berkelanjutan akibat memakai pengobatan untuk kedua penyakit tersebut. Karena alasan ini dan beberapa alasan lain, ada pendapat bahwa ada kebutuhan mendesak untuk mendapatkan cara meningkatkan fungsi hati pada orang dengan koinfeksi HIV/HCV.

Sebuah laporan dari penelitian kecil tentang suplemen yang berasal dari tumbuhan, milk thistle (sejenis rumput liar), dipresentasikan pada International AIDS Conference (IAC) di Meksiko. Penelitian tersebut meneliti kemungkinan kemampuan milk thistle untuk meningkatkan fungsi hati pada orang dengan koinfeksi HIV/HCV. Milk thistle atau silybum marianum, terbukti bermanfaat bagi fungsi hati dengan berbagai masalah dalam penelitian lain, walaupun banyak dari penelitian tersebut tidak dirancang dengan baik atau menghasilkan kesimpulan yang tidak konsisten. Penelitian tersebut memakai sari biji milk thistle yang disebut silimarin.

Penelitian selama 52 minggu ini melibatkan 21 relawan yang koinfeksi, meneliti keamanan penggunaan milk thistle. Para relawan secara acak ditunjuk untuk menerima plasebo atau 180mg 80% sari dari milk silimarin yang dibakukan tiga kali sehari. Di antara 21 yang memulai, 15 menyelesaikan penelitian dengan tujuh peserta memakai silimarin dan delapan memakai plasebo. Pada kedua kelompok, jumlah relawan laki-laki dan perempuan kurang lebih seimbang dan kebanyakan adalah warga Amerika keturunan Afrika dan Latin.

Hasil tersebut tidak menunjukkan dampak terhadap jumlah CD4 atau viral load HIV atau HCV. Tidak ada efek samping berat, walaupun abstrak penelitian ini tidak menyampaikan secara rinci mengenai efek samping yang ditemukan. Karena viral load HIV tidak terdampak, hal ini memberi kesan bahwa milk thistle mungkin tidak berinteraksi dengan obat HIV atau HCV, walaupun tidak ada informasi tentang rejimen anti-HIV (ARV) yang dipakai oleh peserta penelitian.

Hasil yang paling bermakna adalah kecenderungan penurunan tingkat AST (SGOT) pada mereka yang memakai milk thistle. (AST adalah tanda pada darah yang mengindikasikan kerusakan jaringan pada hati.) Ada penurunan AST sebanyak 8,4 pada mereka yang memakai milk thistle, sementara kelompok plasebo menunjukkan peningkatan AST-nya sebanyak 27,9.

Walaupun hal ini tampak sebagai kabar gembira, orang harus berhati-hati, jangan tergesa-gesa membeli suplemen milk thistle tanpa resep untuk tujuan ini. Penelitian ini memakai sari silimarin dari milk thistle, yang mungkin dapat atau belum tentu terkandung dalam suplemen milk thistle yang dijual bebas tersebut. Suplemen tersebut juga sering mengandung unsur lain yang dapat mengubah kemanjurannya. Sebagai tambahan, karena ini hanya penelitian kecil terhadap keamanan, tidak cukup data yang diketahui tentang bagaimana milk thistle berinteraksi dengan berbagai rejimen HIV dan HCV yang tersedia saat ini. Peningkatan fungsi hati dan berapa lama peningkatan tersebut bertahan juga perlu diteliti lebih lanjut.

Tags Categories: Copast Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 24 Oct 2008 @ 1:01 PM 
 

Kenapa Cuaca Panas Sekali?

 

BANDUNG, RABU, Kompas.com - Kondisi lingkungan dan cuaca di wilayah Bandung Raya semakin rusak. Dampak pembangunan tidak terkendali menimbulkan fenomena urban heat island lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim LAPAN, Thomas Djamaluddin, di Bandung, Rabu (22/10), cuaca panas yang saat ini terjadi sebenarnya merupakan kejadian biasa. Bulan April dan Oktober, sama seperti tahun sebelumnya, merupakan puncak panas. Saat itu posisi matahari berada di selatan dengan arah tegak lurus. Selain itu, bulan April dan Oktober merupakan musim peralihan. Akibatnya, udara pun akan terasa lebih panas.

Akan tetapi, ada hal signifikan yang terjadi pada tahun ini, yaitu fenomena urban heat island. Fenomena ini adalah keadaan yang disebabkan pemanasan lokal dimana daratan sangat panas di titik tengah tertentu dan lebih dingin di daerah yang mengelilinginya. Di Bandung Raya, urban heat island meliputi Kota Bandung dan Cimahi sebagai titik tengah, dan wilayah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat di sekelilingnya.

Pada awal tahun 1990-an, menurut Thomas, suhu di Kota Bandung, pada April dan Oktober hanya sekitar 24 derajat celcius. Namun, pada tahun 2008, suhunya meningkat menjadi 33-34 derajat celsius. Dalam kurun waktu itu, Bandung kehilangan sekitar 30.000 hektar daerah dengan suhu ideal sebesar 28 derajat celcius. Namun, menambah sekitar 15.000 hektar daerah bersuhu 31 derajat celcius.

Hal ini menurut Thomas tidak lain disebabkan hilangnya daerah hijau di Kota Bandung akibat perubahan tata guna lahan. Dari tahun 1994 2001, Bandung kehilangan sekitar 30.000 hektar hutan tapi menambah sekitar 15.000 hektar lahan industri dan sekitar 8.000 lahan pemukiman.

“Hingga kini, pepohonan masih ditebang tapi pembangunan gedung bertambah. Hal itu hanya akan mempercepat peningkatan urban heat island di Kota Bandung,” katanya.

Tags Categories: Copast Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 22 Oct 2008 @ 10:46 PM 
 

Penggunaan paracetamol pada masa kehamilan dan risiko asma pada anak

 

Kalbe.co.id - Stres oksidatif pada saluran napas diduga berperan dalam patogenesis asma dengan cara menimbulkan kerusakan epitel saluran napas, menimbulkan proses peradangan dan hiperresponsif bronkial (BHR). Walaupun antioksidan seperti glutathione (GSH) memberikan perlindungan terhadap reactive oxygen species yang ditimbulkan oleh sel-sel inflamasi di saluran napas pasien asma, namun antioksidan yang ada mungkin kurang memberikan perlindungan maksimal apabila asupan antioksidan dalam makanan sehari-hari tidak adekuat atau jika beban oksidan meningkat akibat polutan udara atau akibat metabolit obat. Paracetamol (PCT)/acetaminophen merupakan sumber stres oksidatif potensial dengan menghasilkan metabolit reaktif N-acetyl-p-benzoquinoneimine. Pada studi dengan hewan percobaan, PCT dosis toksik menyebabkan kerusakan oksidatif pada epitel saluran napas dan dapat “menghabiskan” GSH dalam paru-paru. Dari studi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan PCT yang sering pada individu yang peka, dapat menyebabkan stres oksidatif pada saluran napas manusia dan memperbesar gejala-gejala asma.

Beberapa studi mengenai hubungan antara penggunaan PCT pada tahun pertama kehidupan dengan risiko asma dan penyakit atopi lainnya pada masa kanak-kanak telah dilakukan dan dari studi-studi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan PCT pada tahun pertama kehidupan meningkatkan risiko asma pada masa kanak-kanak. Berikut ini kami sampaikan beberapa studi mengenai hubungan antara penggunaan PCT pada masa kehamilan dengan risiko asma pada anak. More »

Tags Categories: Copast Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 17 Oct 2008 @ 12:34 PM 
 

Jusuf Kalla: sebaiknya dokter maksimal memeriksa 40 pasien per hari

 

Kalbe.co.id - Di tengah-tengah kesibukan menangani persoalan ekonomi yang merupakan dampak dari runtuhnya perekonomian Amerika Serikat, ternyata wakil presiden Bpk Jusuf Kalla (JK), memiliki kepedulian juga terhadap pelayanan kesehatan di Indonesia.

Diluar topik-topik utama yang dibahas, JK menyatakan keprihatinannya terhadap banyaknya pasien Indonesia yang berobat di luar negeri. “Lama kelamaan rumah-rumah sakit di Indonesia hanya melayani pasien-pasien kelas II dan III saja”, ungkapnya memulai pembicaraan bersama Redaksi www.kalbe.co.id di Istana Wapres, Rabu 15 Oktober 2008.

Dalam pengamatannya, sebenarnya kemampuan tenaga medis Indonesia tidak kalah dengan tenaga medis asing di mana pasien Indonesia sering berobat. Begitu juga dengan fasilitas dan alat kesehatan yang dimiliki rumah-rumah sakit di Indonesia.

Sayangnya, dalam pelayanannya, para dokter sering melayani secara terburu-buru. Bayangkan saja, paparnya, idealnya dokter hanya bisa melayani (8 jam @ 4 pasien) 32 pasien per hari, namun kenyataannya ada dokter yang melayani hingga seratus pasien lebih per hari dengan jam kerja hingga tengah malam. Dokter khan juga manusia yang pasti punya rasa capek. Bagaimana bisa bekerja hingga 19 - 20 jam per hari?
“Sekretaris saya saja kalau diminta bekerja/mengetik hingga jam 11 malam, pasti kerjaannya sudah banyak yang error”, ungkapnya beranalogi.

Perkembangan ilmu kedokteran dalam 2 tahun
“Selain itu, dengan perkembangan ilmu kedokteran yang bertambah 100% dalam dua tahun, jika seorang dokter tidak memiliki waktu membaca atau meng-update ilmunya, maka dalam 2 tahun ilmu dokter tersebut sudah tinggal separuh saja”, jelasnya.

Hal-hal inilah yang membuat seorang dokter dalam mengobati pasiennya, akan memberi resep laksana mitralyur M16. Pelurunya banyak sekali ditembakkan. Dengan harapan ada satu peluru yang akan tepat mengenai sasarannya.

Akibatnya, biaya pemeriksaan dokter di Indonesia relatif murah sedangkan biaya obat menjadi mahal. Ini berbeda dengan sistem pelayanan di luar negeri yang waktu konsultasinya panjang dan jumlah obat yang diberikan hanya sedikit. Kalau dihitung-hitung dari sisi biaya, meskipun relatif sama, tapi pasien tentu lebih senang memperoleh pemeriksaan dan penjelasan yang panjang dari dokternya.

Sebagai solusinya, JK mengusulkan (setelah adanya pembatasan tempat praktek dokter maksimal 3 tempat) jumlah pasien / jam pelayanan per dokter dibatasi.

Dengan demikian para dokter bisa mempunyai waktu bersama keluarga, ada pemerataan di antara para dokter untuk melakukan pemeriksaan pasien dan yang paling penting, para dokter mempunyai waktu untuk terus meng-update ilmunya.

Sebaiknya perbaikan pelayanan ini sudah harus dilakukan oleh para dokter, jangan sampai trust/kepercayaan masyarakat sudah pudar baru kita bertindak, pesan JK serius.

Sayang dalam pertemuan kali ini tidak sempat dibahas mengenai sistem pelayanan kesehatan yang selayaknya lebih bersifat preventif dibandingkan kuratif.

sejawat yang pasiennya sedikit tentu senang…

Tags Categories: Copast, HealthyLife Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 17 Oct 2008 @ 12:28 PM 
 

Obat Malaria rasa manis membantu anak-anak mengalahkan Malaria

 

Kalbe.co.id - Sebuah pil antimalaria baru berasa ceri, memudahkan anak-anak menelan dan dapat menyelamatkan nyawa mereka. Tablet ini tidak pahit seperti obat saat ini dan tidak perlu digerus sebelum dimakan, sehingga memudahkan anak-anak dimana malaria merupakan endemik yang perlu pengobatan segera. Saim Abdulla dari the Ifakara Health Institute di Tanzania dan koleganya melaporkan dalam jurnal Lancet bahwa formulasi mudah larut ini mudah digunakan, penerimaan pasien lebih baik dan penanganan efektif dan selanjutnya memfasilitasi adopsi program pengendalian malaria.

World Health Organization
(WHO)memperkirakan malaria membunuh 881.000 orang dan menginfeksi 247 juta orang di seluruh dunia tahun 2006. Beberapa ahli malaria mengatakan bahwa angka itu menyepelekan masalah. Penyakit malaria telah menjadi resisten pada beberapa obat dan kerja vaksin jadi lambat. Salah satu penanganan efektif adalah Coartem®. Masalah dengan obat saat ini adalah banyaknya anak-anak yang tidak dapat menelan semua tablet dan penggerusan tablet dapat merusak kerja obat. Pil yang digerus juga berasa pahit saat dicampur dengan air, kata para peneliti.

Dalam sebuah studi pada 899 anak, setengahnya menerima pil berasa ceri dan yang lain diberikan gerusan Coartem®. Keduanya mengedung jumlah obat yang sama. Para peneliti menemukan bahwa angka kesembuhan dan mual (masalah yang paling umum) hampir sama pada kedua kelompok setelah 28 hari. Coartem yang dibuat dari artemether dan lumefantrine adalah obat antimalaria yang dipakai luas di Afrika dan menurut para peneliti temuan formulasi yang memudahkan anak-anak menggunakannya merupakan hal yang vital.

Dari perspektif publik hasil ini akan berkonsekuensi tehadap praktik klinis saat ini. Penggunaan tablet mudah terdispersi akan meningkatkan dan mempromosikan hasil pengobatan yang lebih baik dan menunda pengembangan resistensi obat pada saat yang sama.

Tags Categories: Copast, HealthyLife Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 13 Oct 2008 @ 3:14 PM 
 

Ternyata Ada yang Palsu…

 

Ternyata dinegeri ini nggak ada yang nggak palsu. Merk jeans palsu, DVD palsu, handphone palsu, shampo palsu, bedak bayi palsu, sampai-sampai ijazah sarjana juga palsu. Soal ijazah palsu ini tengah panas-panasnya diulas di Harian Jawa Pos yang saya baca tiap pagi. Ternyata, dunia yang saya geluti juga ada yang palsu. What..?? artinya dokter palsu kah??? Ternyata iya juga. Merinding saya membaca berita ini, gimana ya rasanya jadi dokter palsu? Apa nggak gemetaran tuh ngadepin pasien pertama kali praktek??? Saya saja yang ijazahnya asli 100% (boleh dicek…) gemetaran pas pertama kali memeriksa  pasien ditempat praktek saya pribadi, gimana yang dokter jadi-jadian? Dan mengapa juga institusi ternama seperti UNDIP bisa kecolongan??? Berikut berita lengkap mengenai dokter palsu… More »

Tags Categories: OpoManeh Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 08 Oct 2008 @ 11:19 AM 
 

Siap-siap Ditampar oleh Sego Tempong Khas Banyuwangi

 

Bila anda kebetulan tengah berada di Kota Banyuwangi, sempatkan untuk mencicipi satu masakan ini. Sego Tempong, bila diterjemahkan ke Bahasa Indonesia artinya Nasi Tempong (sego=nasi, tempong=menampar muka). Jadi Nasi Tempong adalah nasi dan lauk pauknya yang akan menampar muka anda ketika anda menyantapnya, huh.. ngeri….

Sego Tempong banyak dan mudah sekali kita jumpai diwarung dan rumah makan di Banyuwangi. Biasanya sih diwarung tenda atau warung biasa (saya belum menemui ada Sego Tempong direstoran sini). Ini jenis makanan rakyat, meski begitu rasanya nggak kalah dengan masakan restoran. Apalagi bagi penggemar masakan atau makanan pedas, saya merekomendasikannya untuk anda.

Sego Tempong sebenarnya adalah makanan biasa. Nasi putih, sayur-sayuran yang telah dimasak sebelumnya, terong matang, ikan asin. Yang membuat khas ada pada sambalnya. Sambal terasi yang sangat pedas akan menggoyang lidah kita (yummi…). Cara membuat sambalnya : cabe hijau, terasi, garam, sedikit gula dihaluskan, ditambah air sedikit. Kita ambil nasi, taruh sayuran matang, ikan asin yang telah digoreng (iyalah, masak ikan asin mentah…) dan terakhir tuangkan sambal terasi tadi diatasnya. Nikmati segera selagi panas.

Semoga tulisan ini bisa membuat anda lapar…

Tags Categories: Pengalaman, kuliner Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 08 Oct 2008 @ 10:50 AM 
 

Donor Darah Lagi…

 

Selasa pagi.

Hari ini hari ketiga saya ngepost di UGD. Badan alhamdulillah nggak terasa capek. Saya baru ingat kalau sudah janjian dengan kawan dokter PMI Banyuwangi untuk mengadakan donor darah dirumah sakit kami, yang memang selalu rutin kami adakan. Untuk sehari sebelumnya saya sudah menyebarkan pemberitahuan kepada semua karyawan tentang kegiatan donor hari ini.

Untuk mempersingkat waktu, saya sebarkan lagi woro-woro bahwa donor sudah siap dilaksanakan. Dan ternyata, jauh dari perkiraan sebelumnya terjadi peningkatan jumlah pendonor darah. Pada kegiatan-kegiatan terdahulu, rata-rata hanya mendapat 6 kantong. Namun hari ini dapet 14 kantong darah…. Disamping itu juga banyak pendonor baru. Untuk para pendonor semua, semoga amal dan darah yang anda berikan bermanfaat bagi sesama yang membutuhkan. Semoga Allah SWT membalas amal anda semua, amien. Met lebaran.

Ada beberapa kawan yang masih ragu (baca: takut) untuk mendonorkan darahnya bagi sesama. Berikut ada artikel yang mungkin dapat membantu anda menghilangkan rasa takut itu.

Darah Anda Tak akan Berkurang Karena DONOR!

Oleh dr. Sonia Grania Wibisono

Darah bagi sebagian orang bisa menimbulkan kengerian. Apalagi, kalau kemudian disangkutkan dengan donor darah.

“Wah, darah saya berkurang dong?” demikian yang terbersit di benak mereka.

Selain kengerian, ada juga pengakuan lain seputar donor darah. Ada yang mengaku malah mengalami kenaikan bobot badan bila berdonor. Ada yang sembuh dari alergi. Bahkan ada yang bilang, jangan hanya sekali berdonor, kalau tak ingin tekanan darahnya naik.

Dari sudut medis tindakan menyumbang darah merupakan kebiasaan baik bagi kesehatan pendonor. Salah satunya, dengan berdonor darah secara teratur berarti Anda melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur pula. Karena memang sebelum mendonorkan darah orang harus lebih dulu diperiksa kesehatannya secara lengkap. Banyak penyakit yang terkadang tidak bergejala, seperti tekanan darah tinggi ditemukan secara tidak sengaja dalam pemeriksaan rutin, yakni dalam selang waktu minimal 56 hari sekali.

Jadi, tidak benar bila dikatakan sekali mendonorkan darah kita harus terus-terusan menjadi donor agar tidak terjadi hipertensi (tekanan darah tinggi). Yang benar, itu tadi, bila dilakukan secara teratur, kesehatan kita akan diperiksa secara teratur pula melalui pemeriksaan sebelum berdonor.

Mengapa menyumbang darah sebaiknya dilakukan secara rutin?

Darah yang kita sumbangkan dapat expired (kedaluwarsa) bila tidak terpakai. Sel-sel darah merah harus digunakan dalam 42 hari. Platelet harus digunakan dalam 5 hari, dan plasma dapat dibekukan dan digunakan dalam jangka waktu 1 tahun.

Selain itu, donor darah akan membantu menurunkan risiko terkena serangan jantung dan masalah jantung lainnya. Penelitian menunjukkan, mendonorkan darah akan mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh. Walau masih perlu penelitian lagi untuk memastikannya, kelebihan zat besi diduga berperan menimbulkan kelainan pada jantung. Kelebihan itu akan membuat kolesterol jahat (LDL) membentuk aterosklerosis (plak lemak yang akan menyumbat pembuluh darah). Menurunnya angka masalah penyakit jantung terutama terlihat pada para pendonor yang tidak merokok.

Pada wanita yang telah mengalami menopause, kadar zat besi dalam darahnya lebih tinggi dibandingkan dengan saat masih haid. Itu karena zat besi dikeluarkan pada saat menstruasi. Jadi pada wanita menopause, zat besi yang terlalu banyak dapat dikeluarkan dengan cara mendonorkan darah.

Jika donor darah dilakukan 2-3 kali setahun, atau setiap 4 bulan sekali, diharapkan kekentalan darah berkurang sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya penyumbatan pembuluh darah. Sistem produksi sel-sel darah juga akan terus terpicu untuk memproduksi sel-sel darah baru yang akan membawa oksigen keseluruh jaringan tubuh. Sirkulasi darah yang baik akan meningkatkan metabolisme dan merevitalisasi tubuh.

Siklus pembentukan sel-sel darah baru yang lancar dan metabolisme tubuh yang berjalan baik, membuat berbagai penyakit dapat dihindarkan. Namun, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa menyumbangkan darah akan membuat seseorang sembuh dari penyakit alergi.

Selama 24 jam setelah berdonor, volume darah akan kembali normal. Sel-sel darah akan dibentuk kembali dalam waktu 4-8 minggu. Jadi, pendonor tidak perlu khawatir akan kekurangan darah. Menyumbang darah sama sekali tidak akan mengurangi kekuatan tubuh.

Bahkan, orang yang sekali waktu pernah didiagnosis menderita anemia (kurang darah), bila kondisinya sudah membaik dapat saja kemudian mendonorkan darahnya. Seseorang yang didiagnosis anemia, bukan berarti ia akan anemia seumur hidup.

Bagaimana dengan batasan usia?

Sebab ada pendapat, mereka yang usianya kurang dari 21 tahun atau lebih dari 65 tahun tidak dapat menjadi pendonor. Sesungguhnya, orang yang berusia antara 17-75 tahun dapat melakukannya. Malah, setelah berusia lebih dari 75 tahun pun, bila dinyatakan sehat dan diizinkan oleh dokter yang bersangkutan masih dapat berdonor. (Intisari).

Tags Categories: HealthyLife, MyOwn Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

 06 Oct 2008 @ 6:37 PM 
 

Polri: 427 Tewas Selama Operasi Ketupat

 

INILAH.COM, Jakarta - Mabes Polri mencatat total sebanyak 427 orang tewas selama 10 hari Operasi Ketupat untuk pengamanan Lebaran 2008 di seluruh Indonesia.

“Jumlah ini merupakan hasil operasi mulai 25 September hingga hari ini tanggal 4 Oktober 2008. Jumlah ini bisa saja bertambah karena operasi belum selesai,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira di Jakarta, Sabtu (4/10).

Abubakar menjelaskan, dalam kurun waktu itu, Polri juga mencatat bahwa korban luka berat dalam kecelakaan mencapai 524 orang, luka ringan 884 orang, kerugian materil Rp 561 juta dan tabrak lari 118 kasus.

“Jumlah kecelakaan yang terjadi sebanyak 970 kasus. Penyebab kecelakaan sebagian besar karena faktor manusia antara lain pelanggaran rambu lalu lintas dan langgar marka jalan,” paparnya.

Jumlah kendaraan yang terlibat sebanyak 1.258 unit yang terdiri dari sepeda motor 836 unit, mobil 219 unit, bus 66 unit dan mobil barang/truk 137 unit. Sedangkan jumlah kendaraan yang terlibat pelanggaran lalu lintas sebanyak 32.291 kendaraan yang terdiri dari sepeda motor 21.952 unit, mobil sebanyak 6.724 unit, bus 1.061 unit dan mobil barang/truk 2.554 unit.

Comment : Ini karena perilaku masyarakat kita berkendara dijalan raya sangat jelek. Satu motor sering ditumpangi lebih dari 3 orang, nggak pakai helm pengaman, berkendara ditengah jalan, mengganggu pengendara lain dan yang paling banyak berkecepatan tinggi.

Tags Categories: Copast Posted By: handri irawan
E-mail | Permalink | Comments Off

\/ More Options ...
Not Logged In.
  • Role »
  • Posts »
  • Comments »
Change Theme...
  • VoidVoid (Default)
  • LifeLife
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LiteLightweight